expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA
The Web ahmadirwan61

Minggu, 08 September 2013

Jakarta- Reksa dana? Sering


dengar, tapi apakah Anda


memahami pengertiannya? Ya,


belakangan ini reksa dana banyak


dibahas, terutama di kalangan


eksekutif muda yang mencari


alternatif 'mengembangkan'


modalnya selain lewat tabungan


atau logam mulia.


Sebelum diskusi lebih lanjut


tentang reksa dana, serta


kelebihan dan kekurangannya, yuk


kenalan dengan reksa dana seperti


dikutip dari situs MyWealth milik


CitigroupBerdasarkan UU Pasar Modal No.

8 Tahun 1995, pasal 1 ayat 27,

reksa dana adalah suatu wadah

yang dipergunakan untuk

menghimpun dana dari

masyarakat pemodal untuk

selanjutnya diinvestasikan dalam

portfolio efek oleh Manajer

Investasi yang telah mendapat ijin

dari Bapepam atau sekarang

Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Reks adana sebenarnya terdiri dari

2 kelompok, yaitu reksa dana

terstruktur dan reksa dana

konvensional. Namun, yang

banyak dikenal oleh masyarakat di

Indonesia adalah reksa dana

konvensional.Reksa dana konvensional dan
reksa dana terstruktur terdiri dari
banyak macam. Mari kita bahas
macam-macam reksa dana
konvensional yang banyak dikenal
masyarakat. Perbedaan ini berasal
dari komposisi portfolio investasi,
jangka waktu dan tingkat resiko
dari investasi.
Reksa dana Pasar Uang – biasa
menginvestasikan dananya di
produk-produk pasar uang
yang beresiko rendah, antara
lain deposito dan surat utang
jangka pendek. Reksa dana ini
cocok digunakan untuk tujuan
jangka pendek kurang dari 1
tahun.
Reksa dana Pendapatan Tetap
– biasa menginvestasikan pada
produk-produk yang memiliki
return cukup stabil seperti
obligasi. Reksa dana jenis ini
cocok untuk tujuan jangka
menengah (1-3 tahun) karena
resiko yang relatif rendah dan
pendapatan yang stabil.
Reksa dana Saham – biasa
menginvestasikan minimal
80% dananya pada efek
bersifat ekuitas atau saham.
Reksa dana ini memiliki tingkat
resiko yang paling tinggi,
namun juga memiliki tingkat
return yang tinggi. Karena itu,
reksa dana ini paling cocok
untuk tujuan jangka panjang (>
5 tahun).
Reksa dana Campuran – biasa
menginvestasikan dananya
pada efek yang yang bersifat
ekuitas (saham) dan efek yang
bersifat utang (obligasi).
Karena itu, reksa dana ini lebih
cocok digunakan untuk tujuan
jangka menengah-panjang,
antara 3-5 tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Inilah News Headlines
antara News Headlines
(new window)
Table Cell